REVIEW, Bekasi – Indonesia merupakan salah satu target pasar yang
paling diminati bagi Negara-negara besar dunia. Hal tersebut tak
terhindarkan lantaran budaya konsumtif masyarakatnya yang kian menguat.
Lebih lanjut, HIQ Management, sebuah perusahaan yang bergerak di
sektor investasi ini menilai, budaya konsumtif banyak terendap di
kalangan birokrat atau Aparatur Sipil Pemerintahan (ASN).
“Biasanya ASN kalau sudah gajian langsung ingin menghabiskan uangnya
untuk sesuatu yang sebetulnya tidak terlalu penting, kredit mobil dan
sebagainya. Nah kebiasaan ini yang ingin kita ubah.
Baik bagi ASN,
maupun masyarakat pada umumnya,” ungkap Coach HIQ Management, Kapten Sar
kepada REVIEW saat ditemui di Grand Win Hotel, Selasa (18/9/2018).
Dalam rangka melakukan pencegahan kebiasaan konsumtif di
lingkungannya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi bekerjasama dengan
HIQ Management menggelar pelatihan Teknik Kecerdasan Finansial.
“Kita ingin mengerahkan ASN di Kota Bekasi, khususnya yang ada di
Disdik. Kita siapkan 10 ribu peserta, dengan harapan mereka nantinya
bisa keluar dari pola hidup konsumtif ketika punya uang. Kedepan pola
konsumtif ini jadi semangat investasi,” tukas Kepala Dinas Pendidikan
Kota Bekasi, Ali Fauzi di hari dan tempat yang sama.
Selain itu, usai mengikuti pelatihan, semangat keluar dari pola hidup
konsumtif tersebut bisa menular, khususnya kepada wali murid maupun
murid itu sendiri.
“Ini program pertama yang ada di Kota Bekasi. Kita lihat aset-aset
yang kita punya di Kota Bekasi sudah merambah, kalau kita bisa melihat
peluang, maka sebaiknya berinvestasi jauh lebih baik dari menggunakan
uang untuk sekedar keinginan yang tidak perlu,” papar Ali.
#GayaHidupProduktif #ayoinvestasi #AgentOfChange #ubahcarapandang #sccaparkost #scc #aparkost #YEP
Komentar
Posting Komentar